Orang-orang bersenjata telah menyerang sebuah bus yang membawa orang-orang Kristen Koptik di Mesir tengah . Serangan ini menewaskan sed...
Orang-orang
bersenjata telah menyerang sebuah bus yang membawa orang-orang Kristen Koptik
di Mesir tengah. Serangan ini menewaskan
sedikitnya 28 orang dan melukai 25 lainnya, kata beberapa pejabat Mesir.
Bus
tersebut sedang melakukan perjalanan ke Biara St Samuel the Confessor, 135km
(85 mil) selatan Kairo, dari provinsi Minya. Tidak ada
kelompok yang mendeklarasikan bahwa mereka berada di balik
serangan tersebut.
Namun militan Islamic
State (ISIS) telah menargetkan orang-orang Koptik beberapa kali dalam bulan
terakhir dan mereka bersumpah untuk melakukannya lagi. Dua aksi bom bunuh diri sebelumnya
terjadi di gereja-gereja di Palm Sunday, utara Alexandria pada 9 April membuat
46 orang tewas.
![]() |
| Beberapa laporan mengatakan ada anak-anak di antara korban tewas |
Bom bunuh diri lainnya terjadi
di sebuah gereja ibukota pada bulan Desember yang menewaskan 29 orang. Aksi ini
membuat umat Kristiani terpaksa melarikan diri dari kota el-Arish ke semenanjung
Sinai utara setelah serangkaian serangan senjata di bulan Februari.
Orang-orang Koptik yang
terbunuh pada hari Jumat ini sedang pergi ke biara St Samuel untuk beribadah. Saat
bus mereka sedang melakukan konvoi kecil dan berhenti di jalan padang pasir
dekat kantor polisi Adwa di perbatasan antara provinsi Minya dan Beni Suef.
Tiba-tiba sekitar 8 atau
10 orang bersenjata yang mengenakan seragam militer menyerang konvoi tersebut. Orang-orang
bersenjata tersebut kemudian menembaki kendaraan dengan senjata otomatis
sebelum melarikan diri dengan tiga kendaraan.
Dilansir dari New York
Times, Uskup Makarios mengatakan bahwa banyak korban ditembak dari jarak yang
dekat. Dia menambahkan bahwa anak-anak yang berada di dalam bus, pekerja
vihara, dan semua orang yang berada di pick-up telah ditembaki secara brutal
dan semuanya tewas.
![]() |
| Lokasi Kejadian Teror Bom pada Kaum Kristen Koptik |
Gubernur Minya, Essam
al-Bedawi, mengatakan pasukan keamanan telah tiba di tempat kejadian untuk menelisir
di sepanjang jalan menuju vihara dan mendirikan pos pemeriksaan. Kaum Koptik
berjumlah sekitar 10% dari populasi Mesir 92 juta orang.
Serangan bulan lalu
mendorong Presiden Abdul Fattah al-Sisi untuk mengumumkan keadaan darurat tiga
bulan di negara tersebut dan berjanji untuk melakukan apapun yang diperlukan
untuk menghadapi militan jihad, yang sebagian besar berbasis di utara Sinai.
Namun banyak orang Koptik
mengeluh bahwa pihak berwenang Mesir tidak berbuat banyak untuk melindungi
mereka, kata wartawan BBC Orla Guerin di Kairo.
Apa itu Kristen Koptik?
Gereja Orthodok Koptik
adalah Gereja Kristen utama di Mesir. Sementara kebanyakan orang Koptik tinggal
di Mesir, Gereja memiliki sekitar satu juta anggota di luar negeri.
![]() |
| Gereja Orthodok Koptik adalah Gereja Kristen utama di Mesir |
Orang-orang Koptik
percaya bahwa Gereja mereka berdiri sekitar tahun 50 SM, ketika Mark Rasul telah
mengunjungi Mesir. Kepala Gereja Koptik disebut dengan Paus dan dianggap
sebagai penerus St Markus. Hal ini menjadikannya salah satu kelompok Kristen
paling awal di luar Vatikan. Gereja ini keluar dari denominasi Kristen lainnya
di Konsili Chalcedon (tahun 451 M) karena perselisihan mengenai sifat manusia
dan ilahiah dari Yesus Kristus.



COMMENTS